Tips Perawatan Kenari yang Baik dan Benar

Kenari merupakan jenis burung kicau yang populer di Indonesia. Terlebih, dengan semakin menggeliatnya pasar burung kicau belakangan ini, membuatnya banyak dicari dan harganya pun kian melambung. Akan tetapi, satu hal yang menjadi pertanyaan bagi banyak orang, yaitu bagaimana perawatan kenari yang benar dan tepat. Hal ini dipicu oleh banyaknya kasus burung kenari yang meskipun secara fisik terlihat sehat, tetapi mereka jarang atau bahkan tak mau berkicau. meskipun usianya sudah cukup dewasa. Lalu, adakah cara-cara tertentu untuk membuatnya menjadi handal dalam kicauan? Sebelum membahas hal tersebut, mari kita telusuri dahulu sejarah dan asal burung yang memiliki bulu dan kicauan indah ini.

Jika Anda mengira jenis burung ini memiliki hubungan dengan buah kenari, maka Anda salah. Nama kenari dari burung ini didapatkan dari nama tempat tinggal aslinya, yaitu kepulauan Canary. Burung ini ditemukan oleh seorang pelaut berkebangsaan Prancis, yaitu Jean de Berthan Cout di abad ke 15. Pada awalnya, penampakan burung kenari tidak seperti yang beredar di pasaran sekarang ini. hal itu karena burung kenari yang banyak beredar sekarang merupakan hasil seleksi alam serta kawin silang yang berlangsung lebih dari lima abad lamanya. Lalu, seperti yang telah dijanjikan di atas, bagaimana tips perawatan kenari yang baik dan benar? Berikut ulasannya.

Hal Penting dalam Merawat Burung Kenari

perawatan kenari

Gambar burung kenari

Pada dasarnya, perawatan kenari sangatlah mudah dan sederhana. Tetapi, jika tidak dilakukan dengan baik benar maka akan berakibat buruk pada burung tersebut. Hal pertama dan terpenting yang harus Anda perhatikan adalah pemberian pakan yang tepat. Untuk kenari muda, berilah makanan yang kaya akan protein dengan presentase sekitar 25%. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk membuat burung tersebut tidak mengalami gangguan pertumbuhan. Selain itu, untuk menunjang proses perkembangan, Anda juga perlu memberikan variasi makanan yang berbeda seperti biji-bijian, telur puyuh rebus, pisang, sawi, atau bahan makanan lain yang mengandung kalsium dan fosfor.

Hal penting kedua dalam perawatan kenari adalah penjemuran.  Penjemuran dilakukan untuk menambah suplai vitamin D pada burung tersebut. Selain itu, menjemur burung kenari juga dipercaya bisa membuatnya lebih tangkas dan mudah berkicau. Akan tetapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penjemuran burung kenari. Di antaranya Anda harus memperhatikan waktu penjemuran tersebut. Waktu terbaik yang dianjurkan adalah dari matahari terbit sampai sekitar pukul 10 pagi. Dan untuk hasil terbaik, jemurlah burung kicau Anda dengan intensitas sekitar  1 hingga 2 jam, disesuaikan dengan ketahanan burung itu sendiri.

Kiat-Kiat perawatan kenari yang terakhir adalah lakukan pelatihan. Pelatihan akan sangat bermanfaat khususnya untuk burung yang masih berumur sekitar 2 sampai 5 bulan untuk menumbuhkan kepercayaan dirinya dalam berkicau. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Di antaranya adalah dengan menyandingkan burung yang akan dilatih dengan burung lain yang sudah ahli dalam berkicau. Atau jika tidak, Anda bisa memainkan nada kicauan dalam mp3 player dan meletakkannya di samping sangkar burung yang akan dilatih. Dengan melakukan ini, burung muda tersebut akan mencontoh suara kicauan yang didengar, sehingga ia bisa mengembangkan teknik kicauan yang dimilikinya seperti sang burung pelatih.

Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk merawat burung kenari dengan baik dan benar. Akan tetapi, selain melakukan tips di atas, anda juga perlu memperhatikan hal lain seperti kebersihan kandang, kebersihan tempat makan, pemandian burung, dan lainnya. Dengan demikian, burung Anda pelihara tidak hanya sehat, tetapi juga akan mahir dalam berkicau. Sekian uraian mengenai tips perawatan kenari, Anda juga bisa membandingkan kenari dengan burung lainnya, sebagai contoh mengenali burung lovebird ataupun cucak ijo, semoga bermanfaat.

Add Comment