Seluk Beluk Mengenai Kucing Persia

Tidak akan ada habisnya jika kita membahas mengenai kucing persia. Kucing yang saat ini menjadi hewan peliharaan yang paling diminati di Indonesia. Persia merupakan jenis kucing ras asli yang sudah berumur sangat tua. Kucing ini sudah ada pada zaman peradaban Mesopotamia yang kemudian dikenal dengan sebutan Persia. Di zaman modern nama negara Persia berganti menjadi Iran seperti yang kita kenal saat ini. Pada abad ke-17 persia telah mengundang banyak perhatian di kalangan bangsawan Eropa seperti bangsawan-bangsawan Italia. Penampilannya yang lucu dengan dibalut dengan bulu yang lebat dan panjang.

Saat ini ada empat jenis kucing persia yang paling digemari oleh masyarakat Indonesia. Empat jenis persia tersebut diantaranya persia himalaya, flatnose, peaknose dan persia medium. Saat ini tipe peaknose merupakan kucing persia termahal di Indonesia. Harga persia peaknose saat ini berkisar antara 4 hingga 10 juta rupiah untuk kucing dewasa, sedangkan untuk anakannya yang berumur 3 bulan harganya sudah mencapai 3,5 juta rupiah. Saya pernah membahas mengenai alasan peaknose menjadi spesies yang paling banyak diminati dalam keluarga persia di artikel ini.

Menyusuri Jejak Sejarah Kucing Persia

foto lucu kucing persia

Foto Lucu Kucing Persia

Untuk lebih mengenal persia mari kita telusuri jejak sejarah kucing ini. Persia mendapatkan namanya dari negara asalnya, yaitu Persia/Iran. Kucing persia saat ini memiliki banyak jenis turunan karena usaha manusia yang melakukan beberapa mutasi gen untuk menghasilkan spesies baru yang ingin memiliki penampilan seperti persia. Kucing ini mulai terkenal mulai abad 17 dimana banyak wisawatan Eropa yang melakukan perjalanan di Persia dan menemui bentuk lucu kucing ini.

Pada tahun 1871 kucing ini mulai muncul di pameran kucing yang berada di Crystal Palace. Kelucuan tersebut membuat Ratu Victoria kepincut untuk memeliharanya sebagai hewan kerajaan. Semenjak hal itu terjadi, kepopuleran kucing ini semakin naik daun dan mendunia dengan predikat kucing “selebriti”.

Pembiakan yang dilakukan oleh para peternak membuat penampilan persia menjadi lebih baik dengan ciri-ciri khusus yaitu memiliki wajah pendek dan bulat, pipi chubby dan kecil, hidung pesek, badan yang kokoh dan mata yang besar. Kelucuaan ini pada akhirnya menggeser kepopuleran kucing Anggora diera tersebut.

Artikel terkait : Cara mengenali ciri-ciri kucing persia yang asli

Kucing Persia juga pada akhirnya menggeser kepopuleran kucing Maine Coon di Amerika setelah masuk ke Negeri Paman Sam tersebut pada akhir abad ke-19. Mereka sangat dielu-elukan oleh masyarakat pecinta kucing di Amerika dan pada akhirnya menyebar keseluruh dunia dengan predikat kucing lucu terbaik dengan penampilan yang elegan dan berkepribadian yang manis.

Ciri-Ciri Fisik yang Dimiliki Oleh Kucing Persia

Mengetahui ciri-ciri fisik adalah sangat penting bagi kita terlebih untuk menghindari oknum yang tidak bertanggung jawab yang memalsukan identitas kucing ini. Berhubung kucing persia tergolong kucing yang paling diminati dan diincar oleh para pecinta kucing maka kita perlu hati-hati untuk membelinya, terlebih bagi para pemula ya. Berikut ini ciri fisik persia yang bisa Anda gunakan sebagai acuan untuk mengenali jenis kucing ini :

Postur Tubuh

Persia dikenal sebagai kucing yang memiliki dada lebar dan membulat. Bagian punggung dan perut kucing ini agak bulat juga. Pawakannya gagah dengan badan yang besar dan kokoh, beratnya berkisar diantara 3 hingga 6 kg.

Bagian Kepala

Kepala menjadi bagian kucing yang mudah untuk diingat. Bentuk kepala persia didominasi bentuk bulat dan chubby. Pipi terlihat penuh dengan tulang pipi yang menonjol, kemudian dahi dan dagu nampak tegak lurus bila dilihat dari samping. Bagian mata berbentuk bulat besat sedangkan hidungnya pesek. Telinga kucing ini juga mempunyai bentuk dasar bulat dengan bentuk yang agak miring kedepan

Bagian Kaki

Kaki kucing persia tergolong pendek namun berukuran sedikit lebih besar karena bentuk tulang yang kokoh untuk menompang berat badannya. Kakinya memiliki bulu yang penuh dan bila dilihat dari belakang kaki depan dan belakang kelihatan lurus. Kaki kucing ini dilengkapi dengan lima jari pada kaki depan dan empat jari pada kaki belakang. Kaki persia juga memiliki bentuk cakar yang bulat besar dan kokoh.

Bulu dan Ekor

Bulu persia sangat elegan dan menutupi seluruh anggota badan. Bentuk bulunya panjang, lebat dan mengkilap. Anda perlu membersihkan secara rutin bulu-bulu kucing ini agar tidak mudah diserang bakteri yang kadang masuk melalui bulu-bulu tersebut. Bagian ekor kucing ini juga berbulu lebat dengan ukuran ekor yang panjangnya proporsional dengan bentuk tubuh.

Umur Kucing

Menurut data yang saya peroleh dari beberapa situs pecinta kucing, persia mampu bertahan hidup antara 10 hingga 15 tahun tergantung pada kondisi dan perawatan yang dilakukan oleh pemiliknya.

Perawatan Kucing Persia

Oke ketika sudah memutuskan untuk memelihara persia, tentu saja Anda harus siap dengan perawatan yang harus diberikan untuk kucing ini. Bukan masalah biaya menurut saya kalau Anda sudah memiliki kucing ini, namun lebih ke meluangkan waktu untuk melakukan perawatan berkala untuk kucing persia. Jangan sampai ekspresi wajah yang manis dengan sikap tenang kucing ini hilang gara-gara salah melakukan perawatan.

Pertama-tama Anda harus mengetahui bahwa kucing persia tidak menyukai lingkungan yang keras, berisik dan kacau. Mereka bisa stress karena hal itu. Persia lebih menyukai kondisi ruangan yang tenang dan lingkungan yang lebih bersahabat dan tidak berisik. Sangat disarankan untuk memelihara kucing ini didalam ruangan dan beri beberapa mainan agar kucing ini aktif bergerak. Anda juga perlu memandikan kucing secara teratur dan sisir bulu mereka agar tidak lengket setelah terkena air.

Baca juga : Cara merawat persia yang tepat

Makanan persia juga mudah untuk didapat maupun dibuat sendiri. Beberapa waktu lalu saya telah mempublikasi artikel yang membahas makanan kucing persia dan bagaimana membuat makanan kucing ini sendiri di rumah. Secara garis besar Anda harus menyadari bahwa kucing ini termasuk karnivora obligat yang membutuhkan banyak asupan protein, asam lemak, asam amino dan vitamin. Anda juga bisa merujuk pada artikel sebelumnya yang membahas makanan kucing persia sesuai kebutuhannya. Oiya jangan terlalu overfeeding atau memaksa kucing makan banyak-banyak, itu justru tidak bagus untuk kesehatan kucing itu sendiri.

One Response

  1. abdul hamid July 19, 2017

Add Comment