Obat Kutu Kucing Spot-On dan Pil Untuk Membasmi Kutu

Adakalanya kita bingung akan penggunaan obat kutu kucing saat hewan peliharaan kita ini mulai resah dan selalu menggaruk-garuk bagian tubuhnya. Disatu sisi kita merasa sedih karena kucing tidak merasa nyaman, namun disisi lain kita juga takut kalo obat yang kita berikan akan memberikan efek samping yang justru memperparah keadaan.

Kutu kucing atau cat flea adalah makhluk hidup yang memiliki nama ilmiah Ctenocephalides felis. Hewan ini sangat kecil, bahkan Anda tidak bisa melihatnya tanpa bantuan alat khusus. Meskipun kecil, namun hewan ini sangat berbahaya bagi kucing karena bisa merusak kulit dan bulu kucing. Rusaknya bulu kucing sangat berpengaruh pada kesehatan kucing. Ketika bulunya hilang maka kucing akan kesulitan menyesuaikan dengan suhu sekitar sehingga akan mudah terserang penyakit.

Sebelum melakukan pengobatan, Anda perlu tahu dulu mengenai siklus hidup kutu kucing. Satwapedia pernah mengulas mengenai artikel siklus hidup kutu kucing, silahkan pelajari lebih lanjut diartikel tersebut. Pada intinya hewan ini memiliki tahapan metamorfosis sempurna. Siklus hidupnya dimulai dari telur -> larva -> kepompong -> kutu kecil->tahap dewasa. Siklus hidup kutu kucing tersebut akan berlangsung selama 1 hingga 2½ bulan. Lamanya siklus hidup akan bergantung pada suhu dan kelembaban lingkungan sekitar.

Cek Keberadaan Kutu Kucing

Langkah ini perlu dilakukan agar Anda tidak melakukan hal yang sia-sia dengan membeli obat kutu kucing. Anda perlu mengecek apakah kucing benar-benar memiliki kutu di bulunya. Ada sedikit trik disini, meskipun kutu itu kecil dan sulit diidentifikasi, kita punya cara yang mudah untuk mengetahui keberadaan kutu kucing, caranya adalah:

  1. Perhatikan secara seksama pada bulunya. Kucing yang memiliki kutu biasanya terdapar tanda-tanda pergerakan pada bulunya. Amati dengan teliti ketika kucing sudah merasa tidak nyaman dan terus menggaruk. Kutu kadang terlihat melompat dari bulu kucing.
  2. Ketika kecurigaan semakin besar, Anda bisa menggunakan sisir kutu logam yang bergigi halus. Sisir bulu kucing mulai dari kepala hingga ekor. Anda bisa mendapatkan kutu dewasa yang terjaring dalam sisir tersebut.
  3. Gunakan campuran air dan obat kutu kucing untuk membasmi kutu. Celupkan sisir tersebut untuk membasmi kutu yang terjaring dan lakukan penyisiran lagi.

gambar obat kutu kucing

 

Beberapa Jenis Obat Kutu Kucing

Bulu kucing yang tebal ditambah dengan suplai darah bergizi merupakan rumah idaman bagi kutu kucing. Kutu kucing akan senang jika bisa tinggal di permukaan kulit kucing yang berbulu tebal. Untuk itu kewajiban kita adalah melindungi hewan peliharaan kita ini dari serangan kutu. Kita bisa menggunakan beberapa jenis obat kutu kucing, antara lain:

Produk Spot-On

Perawatan menggunakan obat kutu kucing spot-on dikenal lebih aman dan nyaman, serta lebih efektif dibandingkan dengan obat anti kutu yang berupa shampo atau semprotan. Anda bisa membelinya di marketplace online ataupun dokter hewan. Konsultasikan pada dokter hewan akan penggunaan obat kutu kucing. Jika Anda tidak melakukan konsultasi dokter mengenai penggunaannya, sebaiknya baca label produk dan aturan pemakaiannya. Pilihlah bahan aktif yang efektif membasmi kutu kucing seperti:

  • Fipronil (terdapat pada produk Frontline Plus)
  • Selamectin (terpadat pada produk Stronghold/Revolution)
  • Imidacloprid (terdapat pada produk Advantage)

Obat Pil

Penggunaan obat pil juga bisa digunakan untuk menghilangkan kutu kucing. Obat pil seperti nitenpyram (Capstar) dapat menghilangkan kutu dewasa pada kucing selang 30 menit mengkonsumsinya. Anda juga bisa menggunakaan Spinosad (Comfortis) yang terkenal mudah di berikan pada kucing tanpa banyak efek samping. Spinosad ini dikenal dapat membasmi kutu kucing sebelum bertelur sehingga mencegah penetasan puluhan kutu di masa mendatang.

Mencegah Kutu Tanpa Obat Kutu Kucing

Seperti pepatah bijak, mencegah lebih baik daripada mengobati. Kutu betina dapat mengandung 50 telur dalam sehari. Hal ini justru yang perlu kita basmi dari awal. Kita perlu membasmi kutu kucing dari akarnya meskipun tanpa obat kutu kucing yang bisa dibilang cukup mahal.

Habitat yang disukai oleh kutu kucing untuk menempatkan telurnya adalah keset, karper, sofa dan selimut. Bersihkan tempat-tempat tersebut menggunakan vacuum cleaner dan selalu cuci kain atau selimut yang biasanya digunakan oleh kucing paling tidak seminggu sekali. Dengan cara seperti itu diharapkan kita dapat membasmi kutu sebelum masuk siklus hidup larva. Grooming adalah peratawan yang mungkin diperlukan juga untuk menjaga agar kucing terhindar dari kutu.

Demikian sedikit sharing kali ini, semoga bulu kucing yang indah tidak rusak karena kita lalai dalam mencegah keberadaan hewan kecil ini. Selain itu saya rekomendasikan Anda untuk mempelajari masalah jamur pada kucing karena ini juga sangat berbahaya bagi kesehatan kucing. Tak lupa juga untuk gabung ke fanspage satwapedia untuk bertemu dengan teman-teman lain di sosial media. Semoga artikel mengenai obat kutu kucing ini bermanfaat ya!

Add Comment