Owh ini Alasannya, Kenapa Kucing Tidak Mau Makan

Kita tidak boleh menggangap kucing tidak mau makan hanya sebagai masalah kecil. Masalah ini sangat serius bagi kesehatan kucing. Apabila dia tidak makan maka asupan energi yang dibutuhkan oleh kucing akan turun drastis. Apabila asupan makanan berkurang, kucing akan sangat bergantung pada cadangan lemak yang ada di tubuh mereka untuk bertahan hidup.

Selain lemak, kucing juga membutuhkan protein untuk membakar lemak menjadi energi. Proses pembakaran lemak menjadi energi dilakukan di dalam hati dengan bantuan protein. Sehingga meskipun kucing masih memiliki cadangan lemak, tapi dia tidak bisa mengolah lemak tersebut tanpa adanya pasokan protein. Inilah yang membuat kondisi berbahaya di dalam hati. Akan terjadi lipodosis hati yang dikarenakan pasokan protein yang kurang sehingga hati kewalahan dalam mengolah semua lemak yang ada. Jika ini dibiarkan maka dapat menyebabkan gagal ginjal/hati.

gambar kucing tidak mau makan

Penyebab Kucing Tidak Mau Makan

Kita harus mencari tahu kenapa kucing tidak mau makan. Pada dasarnya kucing adalah makhluk yang suka makan, meskipun terkadang dia adalah pemilih makanan namun dia akan memakan makanan yang dia suka seperti daging ayam atau sapi. Berikut ini beberapa alasan mengapa kucing tidak mau makan:

Kucing tidak suka makanan tersebut

Salah satu penyebab kucing tidak mau makan bisa dikarenakan oleh makanan itu sendiri. Terkadang ada catlover yang suka mencoba-coba makanan kucing, itu kadang kucing tidak senang. Jika itu yang terjadi coba kembali ke makanan kucing yang sebelumnya. Ini bisa juga terjadi saat baru pertama kali adopsi kucing. Sebaiknya menanyakan makanan yang biasa digunakan sebelum mengadopsi kucing.

Makanan yang telah dibuka lama hingga satu bulan lebih terkadang kehilangan aroma makanan kucingnya. Kucing tidak suka dengan makanan yang hambar. Itu bisa ditangani dengan mengganti makanan yang baru atau mengolah makanan tersebut dengan berbagai campuran agar memiliki aroma yang menggoda.

Akibat vaksinasi

Apabila Anda melihat kucing kehilangan nafsu makan maka ada kemungkinan penyebab kucing tidak mau makan adalah karena vaksinasi. Meskipun vaksinasi dilakukan untuk langkah penyelamatan jutaan hewan namun adakalanya vaksinasi memberi efek samping pada beberapa hewan.

Kehilangan nafsu makan merupakan contoh salah efek samping yang paling umum terjadi setelah vaksinasi. Tapi tenang saja, ini sifatnya sementara kok yang penting Anda tetap menyodorkan sedikit makanan dan minuman di dekat kucing. Jangan banyak-banyak karena bisa mubadzir begitu saja kalau dia sudah kehilangan nafsu makan.

Penyakit gigi

Penyakit gigi merupakan salah satu penyebab kucing tidak mau makan. Sakit gigi membuat kucing merasa kesakitan saat mengunyah makanan tersebut. Selain penyakit gigi, tumur mulut atau gangguan inflamasi juga dapat menyebabkan kucing kehilangan nafsu makan.

Kucing bisa memiliki abses, radang gusi ataupun luka di mulut yang biasanya dikarenakan gig patah. Kita perlu berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mengatasi kehilangan nafsu makan yang diakibatkan masalah gigi dan mulut.

Masalah gastrointestinal

Gastrointestinal adalah rangkaian organ muskular yang bertanggungjawab untuk proses pencernaan kucing. Gastrointestinal sifatnya berongga dan dilapisi oleh selaput lendir / membran mukosa. Apabila terjadi masalah pada gastrointestinal maka kemungkinan membuat kucing tidak mau makan. Adapun beberapa masalah yang sering terjadi pada gastrointestinal yaitu:

  • Parasit
  • Kolitis (radang akut atau kronis pada selaput usus besar)
  • Gastroenteritis (peradangan atau infeksi pada saluran pencernaan)
  • Pankreatitis (peradangan atau infeksi pankreas)
  • Perubahan lingkungan bakteri usus
  • Adanya benda asing (misalnya string) di perut atau usus bisa menyebabkan nyeri dan penyumbatan
  • Kanker (limfoma misalnya usus)

Penurunan berat badan kucing biasanya menjadi gejala kucing mengalami gastorestinal. Beberapa gejala lain yang mungkin muncul diantaranya muntah, diare dan sembelit. Kita perlu bantuan dokter hewan untuk mendiagnosa masalah gastorestinal. Kita tidak boleh mengobati sendiri masalah ini tanpa diagnosa dan konsultasi dokter hewan.

Penyakit ginjal

Penyakit ginjal juga menjadi alasan kenapa kucing tidak mau makan. Kucing yang sudah tua biasanya rentan mengalami penyakit ginjal. Penyakit ginjal diketahui dengan beberapa diagnosa dokter hewan. Kita hanya bisa berkonsultasi dan mengenali gejala awal penyakit ginjal pada kucing.

Bila kucing kita tidak mau makan dan sering muntah, segeralah untuk menghubungi dokter. Seperti halnya gastorestinal, penyakit ginjal pada kucing juga ditandai dengan mual dan muntah sehingga kucing enggan untuk makan.

Sulit beradaptasi dengan lingkungan

Sama seperti manusia, adakalanya kucing sulit untuk beradaptasi dengan linkungan barunya. Inilah salah satu alasan kenapa kucing tidak mau makan setelah adopsi. Perubahan dalam rutinitasnya bisa mengakibatkan kucing kehilangan nafsu makan.

Kucing juga akan kehilangan nafsu makan akibat mabuk perjalanan. Motion sickness adalah penyebab umum mengapa kucing kehilangan nafsu makan. Inilah mengapa kita membutuhkan penutup kadang saat akan memindahkan kucing kita dari satu tempat ke tempat lainnya. Motion sickness juga bisa terjadi saat bepergian menggunakan mobil atau pesawat.

Finickiness atau masalah psikologis

Jika dokter hewan telah memeriksa kucing kita dan menyatakan bahwa kucing kita tidak sakit secara fisik, maka ada kemungkinan kucing mengalami masalah psikologis yang berkaitan dengan kecemasan atau depresi. Dokter hewan biasanya butuh melakukan beberapa diagnosa untuk menghilangkan daftar penyakit yang kemungkinan terjadi pada kucing kita.

Masalah psikologis kadang membuat kucing menjadi sangat sensitif. Perubahan jadwal makan, perubahan orang yang memberi makan terkadang mempengaruhi emosional kucing. Ini bisa membuat kucing menjadi rewel dan membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri sehingga pada masa itu kucing tidak menyukai makanannya.

Cara Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan

Apabila kucing mulai sakit dan terasa lemas, kita harus mencari tahu cara mengatasi kucing yang tidak mau makan berdasarkan penyebabnya. Ini penting karena untuk alasan apapun kucing menolak untuk makan, maka itu akan menjadi hal yang buruk bagi kucing itu sendiri.

Jika penyakit adalah alasan kucing kita kehilangan nafsu makan, maka kita perlu mencari bantuan dokter hewan untuk merancang regimen terbaik bagi kucing kita. Kita juga perlu konsultasi dokter apabila kucing bersifat pemilih makanan. Ini dilakukan agar kita punya gambaran makan makanan yang sehat dan mana makanan yang kurang baik bagi kucing. Dalam kasus tertentu, dokter juga akan memberikan resep obat-obatan sebagai stimulan nafsu makan atau merekomendasikan penggunaan infus untuk kucing kita.

Ketika ternyata bukan penyakit penyebabnya, maka dokter bisa menyarankan untuk menggunakan makanan yang mendorong nafsu makan kucing. Hati dan tuna kaleng adalah makanan yang dapat berfungsi sebagai stimulan nafsu makan kucing. Tapi penting untuk diingat bahwa porsi makanan ini tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan fluktuasi vitamin. Misalnya kebanyakan vitamin B tapi kehilangan banyak vitamin yang lain.

Tuna juga tidak baik dikonsumsi dalam partai besar bagi kucing karena bisa membuat kucing keracunan. Satwapedia telah membahas mengenai hal itu pada artikel Makanan yang bisa berbahaya bagi kucing. Ini juga mengingatkan kita untuk tidak menyamakan kebutuhan kucing dengan kebutuhan manusia terhadap makanan. Jangan sampai kita membahayakan kucing kita untuk mengatasi kucing tidak mau makan.

Add Comment