Jenis Jenis Kelinci Terbaik Untuk Dipelihara

Siapa yang tidak mengenal kelinci ? hewan kecil berkaki empat ini sudah dikenalkan kepada kita sejak masih duduk di bangku TK. Bermaksud untuk flashback kebelakang untuk lebih mengenal jenis jenis kelinci yang ada di dunia ini, kami tim satwapedia telah menyiapkan artikel menarik untuk mengupas secara tuntas hewan mamalia ini. Bagi anda yang baru ingin mencari hewan peliharaan, semoga anda bisa tertarik untuk memelihara hewan ini dirumah anda.

Menurut data ilimah yang kami dapatkan dari berbagai sumber, kami menemukan fakta bahwa kelinci termasuk hewan mamalia yang masuk ke dalam keluarga Leporidae. Berdasarkan perjalanan hidupnya kelinci kemudian diklasifikasikan kedalam ordo Lagomorpha, dimana dalam ordo tersebut dibedakan menjadi 2 jenis kelinci, yaitu Leporidae (beberapa jenis kelinci dan terwelu) dan satunya lagu disebut Ochtonidae ( jenis pika yang bisa bersiul). Dulu kelinci dikenal sebagai hewan liar yang hidup bebas didaratan Afrika hingga beberapa wilayah Eropa, namun sekarang kelinci bisa menjadi hewan peliharaan yang lucu dan mengasikkan.

Mengenal Jenis Jenis Kelinci Yang Aman Untuk Dipelihara

Berdasarkan catatan sejarah, nama kelinci berasal dari kata konijntje (dalam bahasa Belanda yang artinya anak kelinci). Warga Belanda mengambil peran penting bagaimana hewan ini bisa masuk ke Indonesia. Orang-orang Belanda pada saat masa penjajahan sering membawa kelinci sebagai hewan peliharaannya dari Eropa. Baru pada tahun 1972 ditemukanlah satu jenis kelinci asal Indonesia yang diberi nama Nesolagus netscheri. Kelinci asli sumatera menjadi aset bangsa kita didunia perkelincian. Untuk lebih mengenal berbagai jenis kelinci, berikut ini kami bagi daftarnya:

Kelinci Anggora

jenis kelinci hias anggora

kelinci anggora

Mungkin beberapa dari anda tidak asing dengan kucing anggora. Bagi anda yang belum tahu apa itu kucing anggora, tim satwapedia pernah mempublikasikan profil lengkap kucing anggora untuk referensi anda. Tidak berbeda dengan kucing anggora, kelinci anggora mendapatkan namanya dari negara asal kelinci tersebut. Kelinci ini berasal dari Ankara, Turki. Kelinci anggora mulai dikenal oleh publik luar Turki setelah pada tahun 1723, kelinci ini dikenalkan di Perancis oleh para pelaut Inggris.

Saat ini jenis kelinci anggora termasuk kelinci hias yang banyak dicari oleh masyarakat Indonesia. Harga 1 ekor kelinci anggora berkisar antara 100 ribu hingga 25o ribu untuk anakan berumur 1 hingga 3 bulan. Harga kelinci anggora dewasa berkisar antara 250k- 3 juta.

Kelinci Belanda

jenis kelinci hias belanda

Jenis kelinci belanda

Kelinci Belanda atau yang sering juga disebut dengan kelinci dutch memiliki keunikan pada bulunya. Kelinci yang berasal dari Belanda ini dikenal dengan keanekaragaman warna bulu, meskipun bulunya cukup pendek. Warna-warna bulu jenis kelinci ini diantaranya hitam-putih, abu-abu ataupun perpaduan antara warna-warna tesebut.

Kelinci Belanda termasuk yang paling diminati di Indonesia jika dibandingkan dengan beberapa jenis jenis kelinci lainnya. Harga seekor kelinci belanda berada dikisaran 50k hingga 200k untuk anakan umur 1 hingga 3 bulan. Kelinci belanda dewasa biasanya dihargai 200k hingga 2 juta. Bila anda ingin beternak kelinci, mungkin jenis kelinci hias ini sangat menguntungkan untuk dijadikan hewan ternak karena sekali melahirkan bisa mencapai 8 ekor.

Kelinci Himalaya

jenis kelinci himalaya

jenis kelinci himalaya

Mungkin anda bertanya kok nama kelincinya hampir-hampir sama dengan nama-nama kucing ya. Bagi yang belum tahu kalau kucing itu banyak macamnya, silahkan merujuk ke artikel jenis-jenis kucing peliharaan. Disana telah kami bahas secara lengkap salah satunya mengenai kucing himalaya.

Kelinci himalaya ini memiliki beberapa kemiripan dengan kucing tersebut terutama pada bagian warna hidung, telinga dan kaki. Keunikan kelinci himalaya jika dibandingkan dengan jenis jenis kelinci lainnya terletak pada bagian bulu dan matanya yang berwarna merah. Dia juga sangat aktif, terutama pada malam hari. Harga kelinci himalaya berkisar antara 50k hingga 150k untuk anakan dan 150k hingga 700k untuk dewasa.

Kelinci English Spot

gambar kelinci English Spot

Gambar kelinci English Spot

Jenis kelinci hias yang berasal dari Inggris ini memiliki ciri khas pada warna bulunya, yaitu putih dengan beberapa dot hitam. Kelinci ini merupakan hasil mutasi genetika dari beberapa jenis kelinci diantaranya anggora, himalaya, dutch dan english lop. Kelinci yang sering disebut dengan English Rabbit ini dihargai antara 250k hingga 3 juta untuk ukuran dewasa dan 50k hingga 250k untuk anakan.

Kelinci Netherland Dwarf

gambar kelinci Netherland Dwarf

Gambar kelinci Netherland Dwarf

Orang yang berjasa dalam pengembangan jenis kelinci hias ini adalah C. W. Calcar dan J. Meijerig. Kelinci mini ini sangat mirip dengan boneka mainan yang lucu dan menggemaskan. Ukuran tubuhnya yang kecil ditambah mukanya yang bulat membuat leher kelinci ini tidak kelihatan. Berat kelinci inipun tidak sampai 1 kg.

Netherland Dwarf termasuk dalam jenis jenis kelinci yang diminati oelh masyarakat karena bentuknya yang lucu dan harganya lumayan terjangkau. Harga kelinci Netherland Dwarf berkisar antara 200k hingga 1 juta untuk ukuran dewasa lebih dari 3 bulan.

Kelinci Flemish Giant

jenis kelinci Flemish Giant

Jenis kelinci Flemish Giant

Kelinci Flemish Giant merupakan kelinci terbesar jika dibandingkan dengan kelima kelinci diatas. Pada umumnya bobot kelinci ini mencapai 13kg dan rekor yang masuk ke Guinness World of Records mencatat kelinci ini dengan berat 22,23kg. Di Eropa maupun Amerika Flemish Giant termasuk jenis kelinci pedaging dan banyak dibudidaya oleh para peternak. Harga kelinci pedaging ini bisa mencapai 300k hingga 3 juta untuk kelinci umur lebih dari 3 bulan.

Demikan informasi mengenai jenis-jenis kelinci yang bisa kami sampaikan. Harapan kami dengan artikel ini, peternak kelinci atau pecinta kelinci bertambah di Indonesia dan memajukan dunia perkelincian. Jangan kalah dengan hewan peliharaan lain seperti kucing ataupun burung.

Add Comment