Jenis Ikan Discus, dari Wild Strain hingga Hybrid Form

Artikel mengenai jenis ikan discus ini merupakan seri tambahan setelah sebelumnya saya telah membuat artikel mengenai profil ikan discus sebagai raja ikan hias tawar. Tidak berlebihan jika discus disebut dengan raja ikan hias air tawar karena ikan ini sangat sering saya jumpai di akuarium yang memajang ikan-ikan hias, baik itu di restoran maupun di rumah temen-temen saya.

Saya yakin ada beberapa pembaca satwapedia yang juga hobi dengan ikan ini maka dari itu saya berkeinginan melengkapi artikel yang sudah ada agar temen-temen yang hobiist atau pengusaha ikan hias ini bisa mendapatkan tempat di satwapedia.

Saya juga terbuka jika ada temen-temen ada yang mau kasih saran bagaimana seri pembahasan mengenai ikan discus ini harus disajikan. Untuk sementara waktu saya akan berusaha menyajikan semampu yang bisa saya sampaikan. Jika nantinya ada beberapa perubahan maka akan saya tambahkan perubahan tersebut secara berkala agar artikel ini bisa selalu up to date dengan kondisi saat ini. Yuk kita mulai saja pembahasannya, dimulai dari pertanyaan berikut:

Denger-denger ikan ini aslinya di Amazon, benarkah?

Iya bener sekali, ikan discus memang memiliki habitat asli di sungai Amazon yang terkenal sebagai sungai dengan berjuta spesies makhluk hidup yang sangat bervariasi. Ikan discus tersebut masuk dalam keluarga Cichilidae dari genus Symphysodon. Perlu Anda ketahui bahwasanya spesies Cichilidae adalah spesies tropis yang biasanya bertumbuh dengan baik di Benua Afrika.

Pertanyaannya adalah kok ikan discus tidak berasal dari Afrika meskipun tergolong spesies Cichlid? Itulah keistimewaan yang dimiliki oleh jenis ikan discus. Mereka adalah pengecualian atas spesies tropis Cichlid. Ikan discus merupakan spesies tropis yang tinggal di Brasil, Venezuela, Peru dan Kolombia.

Baca juga : Mengenal Ragam Ikan Hias Air Tawar Favorit 

Sejak kapan ikan discus mulai dikenal sebagai ikan hias tawar?

Pertanyaan yang bagus, jenis ikan discus sebenarnya telah ditemukan oleh ichthyologist (gelar yang serupa dengan sarjana perikanan) pada tahun 1840 oleh orang berkebangsaan Australia bernama Dr. Johann Jacob Heckel. Berkat penemuannya tersebut ada jenis ikan discus yang diberi nama sesuai dengan namanya, kita bahas lebih lanjut nanti.

Meskipun sudah diidentifikasi sejak tahun 1840, namun ikan ini baru diperkenalkan ke publik pada tahun 1930 dengan nama pompadour fish. Ikan discus kemudian digolongkan dalam genus Symphysodon yang secara harfiah berarti memiliki gigi di tengah rahang.

Ada berapa jenis ikan discus?

Awalnya hanya diidentifikasi ada 4 jenis discus. Keempat jenis itu sekarang dikategorikan dalam kelompok wild strain. Keempat jenis tadi merupakan jenis awal yang ditemukan di sungai Amazon. Untuk saat ini perkembangan jenis discus mulai banyak sekali seperti tak terbendung.

Keinginan hobiist dan pecinta ikan hias memicu terjadinya perkawinan silang sehingga membentuk jenis lain. Berikut ini kelompok discus yang masuk dalam kategori wild strain atau jenis asli yang mulanya dikenalkan:

  • Heckel discus (symphysodon discus heckel), seperti yang telah saya singgung sebelumnya discus ini adalah jenis ikan discus yang diberi nama sesuai dengan nama penemunya yaitu Dr. Johann Jacob Heckel. Ikan ini memiliki ciri khas yang membedakannya dengan jenis ikan discus lainnya, yaitu adanya garis hitam vertikal kelima di tubuhnya yang lebih tebal daripada yang garis yang lainya.

Heckel Discus Symphysodon discus

Heckel Discus Symphysodon discus

  • Brown discus (symphysodon aequifasciata axelrodi), memiliki nama brown karena ikan ini memiliki warna dominan berupa kuning sampai cokelat kemerahan. Garis-garis warna kebiruan kadang-kadang memotong dari kepala ke separuh badannya, tetapi kebanyakan corak garis tersebut hanya menghiasi bagian muka dan ujung-ujung siripnya.

jenis ikan discus brown discus

  • Green discus (symphysodon aequifasciata aequifasciata), diberi nama green discus karena memiliki warna dasar cokelat pucat kehijauan yang dihiasi dengan bintik-bintik merah sebagai ciri dominannya. Bintik mereah tersebut biasanya terletak di area abdominal hingga sirip analnya. Namun adapula spesies yang memiliki bintik merah yang menyebar disekujur tubuhnya.

jenis ikan discus hijau

Jenis ikan discus hijau

  • Blue striated discus (symphysodon aequifasciata haraldi), selain heckel discus, ikan ini juga diberinama sesuai dengan nama penemunya yang bernama Harald Scultz. Ciri khusus yang dimiliki oleh ikan ini adalah warna dasar kecoklatan yang dihiasi dengan garis-garis memanjang berwarna biru. Selain itu banyak yang menduga bahwa jenis discus turquoise merupakan hasil turunan dari ikan ini.

Blue Discus Symphysodon haraldi

Blue Discus Symphysodon haraldi

Lalu bagaimana dengan variasi spesies lainnya?

Dari yang awalnya hanya ada empat strain awal, dikembagkanlah ikan ini dengan teknologi kawin silang yang marak dilakukan oleh pembudidaya ikan discus. Saking banyaknya spesies yang dihasilkan membuat para ahli ikan discus membuat klasifikasi kelompok ikan discus agar mudah dalam mengenali ikan discus tersebut termasuk dalam kategori yang mana. Adapun kelima kelompok discus tersebut adalah :

1. Wild Form

Adalah kelompok untuk empat strain awal. Klasifikasinya berlaku untuk jenis ikan discus hasil tangkapan maupun yang merupakan hasil budidaya. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah heckel discus, green discus, blue striated discus dan brown discus.

2. Stripped Form

Adalah kelompok yang menampung jenis ikan hias discus yang memiliki corak garis ditubuhnya beserta beberapa perkembangan yang dihasilkanya seperti bentuk garis putus-putus, acak maupun garis bergelombang.

Dari kelompok ikan yang memiliki garis tersebut dibedakan lagi berdasarkan ketebalan garis yang dimiliki, sehingga secara garis besar jenis discus ini dikelompokkan kedalam 2 kelompok yaitu:

  • Kelompok thick lines, yaitu discus yang memiliki corak garis tebal, baik itu yang memiliki pola garis putus-putus, acak maupun bergelombang. Contoh discus yang masuk dalam kategori ini antara lain : discus red pearl, discus turquoise, discus checkerboard, discus red royal blue, discus bleeding heart, red eagle dan red scribble.
  • Kelompok fine lines, adalah discus yag memiliki corak garis tipis. Apapun jenis garisnya, baik yang bergelombang, garis putus-putus, maupun acak. Sebagian besar kelompok ini didominasi oleh jenis snakeskin dan beberapa turunannya. Contohnya seperti red based snakeskin, red scribble snakeskin dan blue scorpion snakeskin.

3. Spotted Form

Jenis discus yang dikelompokkan karena memiliki corak spotted atau titik-titik merah pada tubuhnya. Oleh karena itu jenis ini disebut dengan spotted. Jenis-jenis yang tergolong atau dikembangkan dalam kelompok ini antara lain leopard skin, red spotted snake, red spotted green, dan leopard snakeskin.

4. Solid Form

Merupakan jenis diskus yang memiliki warna solid atauu warna tunggal yang sangat merata di seluruh tubuhnya. Jenis yang termasuk golongan ini antara lain blue diamond, soled, red, vergin red, red rose, san merah, golden, red melon dan solid blue.

5. Hybrid

Kkan discus yang termasuk dalam golongan ini berarti mereka belum memiliki standarisasi corak dan warna dari seluruh kelas yang sudah seperti yang saya sebutkan diatas. Bisa disebut juga dengan unclasified form.

Beberapa pendapat juga menganggap bahwa ikan discus yang masuk dalam kelas ini adalah ikan hasil dari hasil mutasi sehingga memang sebaiknya dimasukkan dalam kelompok hybrid. Jenis ikan discus yang termasuk dalam kelas ini adalah : pigeon snakeskin, ghost discus, pigeon blood, white dragon, snow white dan white diamond.

Itulah beberapa jenis ikan discus yang pada artikel sebelumnya belum saya sebutkan karena pada artike yang berjudul profil lengkap ikan discus ebagai ikan hias tawar tersebut saya hanya menyebutkan jenis yang termasuk dalam kategori wild form. Semoga bisa menambah wawasan temen-temen semua dan juga tambah keinginan untuk nambah koleksi ikan hias air tawarnya ya. Jangan lupa untuk gabung sama temen-temen lainnya di fanspage satwapedia.

Add Comment