Inilah 9 Lovebird Klasifikasi Lebih Rendah

Sudah tahu mengenai lovebird klasifikasi lebih rendah atau lower classifications? Itu adalah jenis lovebird keturunan asli yang berasal dari Afrika dan Madagaskar. Ada 8 jenis yang berasal dari beberapa bagian Afrika dan satu jenis yang dari Madagaskar yaitu lovebird grey-headed.

Orang Jawa sering menyebut burung lovebird dengan sebutan labet, jadi misalnya kamu mendengar istilah labet maka itu berarti lovebird. Burung lovebird tergolong dalam genus Agapornis, dimana kata tersebut berasal dari kata agapein (bahasa Yunani yang berarti “to love”) dan kata ornis(bahasa latin yang berarti “bird”). Itulah mengapa banyak orang yang menyebut bahwa lovebird ini merupakan burung yang setia dengan pasangannya.

Macam-Macam Lovebird Klasifikasi Lebih Rendah

Ilmuan telah mempelajari mengenai pengklasifikasian lovebird melalui pendekatan ilmu taksonomi yang telah dipelajari oleh para ahli. Klasifikasi lovebird tersebut dibedakan berdasarkan perbedaan warna dan tanda-tanda fisik yang ditemukan pada burung tersebut. Berikut ini adalah sembilan jenis lovebird klasifikasi lebih rendah:

Lovebird Rosy-faced

Jenis Burung Lovebird Agapornis Roseicollis

Burung Lovebird Agapornis Roseicollis

Burung lovebird rosy-faced memiliki nama ilmiah Agapornis reseicollis. Burung ini juga memiliki sebutan lain seperti rosy-collared atau peach-faced. Lovebird rosy-faced yang termasuk lovebird klasifikasi lebih rendah ini biasanya memiliki tubuh yang kecil dengan panjang antara 17 hingga 18 cm.

Lovebird asli jenis ini banyak ditemukan di daerah kering Afrika barat daya seperti Gurun Nanib. Ciri-ciri lovebird rosy-faced adalah sebagian besar berwarna hijau dengan pantat berwarna biru. Wajah dan tenggorokan biasanya berwarna merah muda dengan baian dahi dan atas mata berwarna lebih gelap. Mereka juga biasanya memiliki iris berwarna coklat dan kaki yang berwarna abu-abu.

Lovebird Fischer

Agapornis Fischeri

Salah satu jenis lovebird klasifikasi lebih rendah adalah lovebird fischer atau yang memiliki nama ilmiah Agapornis fischeri. Lovebird fischer biasanya memiliki punggung dada dan sayap yang berwarna hijau. Mereka memiliki warna kuning emas pada leher dan oranye lebih gelap pada bagian leher atas.

Lovebird fischer memiliki warna hijau zaitun pada bagian atas kepala dengan paruh yang berwarna merah cerah. Ekor burung ini memiliki warna bulu ungu atau biru serta memiliki lingkaran putih disekitar mata. Lovebird fischer biasanya ditemukan di wilayah Tanzania.

Lovebird Yellow-collared

Masked Lovebird

Masked Lovebird

Lovebird klasifikasi lebih rendah selanjutnya adalah yellow-collared. Yellow-collared memiliki nama ilmiah Agapornis personatus dan memiliki beberapa sebutan lain seperti masked lovebird dan eye ring lovebird. Jenis ini merupakan lovebird asli Tanzania yang banyak ditemui juga dengan Burundi dan Kenya.

Lovebird yang disebut dengan burung berkerah kuning ini biasanya memiliki panjang sekitat 14,5 cm dengan warna dominan hijau dan hijau gelap pada bagian atas. Kepalanya banyak ditemukan berwarna hitam dengan paruh berwarna merah cerah. Dia punya lingkaran putih di dekat matanya hingga memiliki sebutan eye ring lovebird.

Lovebird Black-checked

jenis burung Black-cheeked lovebird

Black-cheeked lovebird

Lovebird kasifikasi lebih rendah yang memiliki nama ilmiah agapornis nigrigenis ini memiliki ciri khusus pada pipinya yang berwarna hitam. Dia masih seperti lovebird lain yang memiliki warna dominan hijau dibagian tubuhnya. Selain itu dia juga memiliki warna paruh merah dengan lingkaran putih di dekat matanya.

Lovebird black-checked memiliki habitat asli di barat daya Zambia yang saat ini rentan hilang habitatnya. Bila kamu ingin memeliharanya mungkin akan sangat sulit karena memang sudah jarang. Burung dengan panjang sekitar 14 cm ini memiliki suara yang cukup keras.

Lovebird Lilian’s

Nyasa lovebird

Nyasa lovebird

Spesies lain yang termasuk dalam lovebird klasifikasi lebih rendah adalah lovebird lilian’s. Lovebird dengan nama ilmiah agapornis lilianae juga memiliki sebutan lain yitu lovebird nyasa. Spesies burung beo Afrika kecil ini termasuk dalam genus lovebird. Jika kamu punya lovebird lutino, mereka adalah hasil keturunan dari lovebird Lillian.

Lovebird lilian ini panjangnya sekitar 13 cm dengan memiliki warna dominan hijaudan oranye pada bagian dada dan kepala atasnya. Burung ini termasuk beo terkecil di daratan Afrika. Burung lovebird ini termasuk yang sulit ditangkarkan, mereka lebih suka berkembang biak di alam liar dibandingkan di penangkaran.

Lovebird Black-winged

jenis burung lovebird Agapornis Taranta

Agapornis Taranta

Agapornis Taranta adalah nama ilmiah untuk lovebird bersayap hitam atau dikenal juga dengan lovebird Abyssinian. Burung yang termasuk dalam keluarga beo ini memiliki panjang sekitar 15,5 cm dimana itu merupakan spesies terbesar dalam genus lovebird.

Lovebird bersayap hitam ini memiliki ciri-ciri khusus pada burung dewasa jantannya yaitu dahi yang berwarna merah, sedangkan betinanya memiliki kepala hijau. Habitat alaminya berada di Eritrea dan Ethiopia, mereka sangat jarang dijadikan sebagai hewan peliharaan karena perawatannya akan sangat sulit dan mereka lebih menyukai alam bebas.

Lovebird Red-headed

Jenis Lovebird Agapornis Pullaria

Jenis Lovebird Agapornis Pullaria

Lovebird yang memliki ciri khas burung dengan wajah merah ini memiliki nama ilmiah Agapornis pullarius. Termasuk dalam genus agapornis, burung ini selayaknya burung lovebird lain yang berasal dari Afrika.

Ciri lain dari burung ini adalah memiliki panjang sekitar 15 cm dengan warna hijau dominan. Warna merah biasanya berada di bagian kepala yang memanjang dari dahi hingga bagian atas paruh burung. Mereka pada umumnya memiliki kaki berwarna abu-abu dengan sayap berwarna hijau muda. Perbedaan jantan dan betina bisa dilihat dari kekentalan warna merah. Jantan warna merahnya lebih tegas pada bagian muka dan paruh, sedangkan betina warna merahnya agak pucat.

Lovebird Black-collared

Black-collared lovebird

Black-collared lovebird

Lovebird berkerah hitam atau yang dikenal dengan sebutan lovebird Swindern adalah burung beo Afrika yang termasuk dalam genus agapornis berukuran kecil. Burung ini memiliki nama ilmiah Agapornis Swindernianus.

Lovebird ini memiliki panjang sekitar 13,5 cm dengan sebagian besar berwarna hijau dan memiliki ciri khusus berupa pita merah berwarna hitam dibagian belakang lehernya, itulah mengapa burung ini disebut lovebird berkerah hitam. Tidak ada yang membedakan antara lovebird jantan dan betina jika hanya melihat ciri fisiknya saja. Sama halnya dengan lovebird klasifikasi lebih rendah lainnya, lovebird ini sulit untuk berada di penangkaran.

Lovebird Grey-headed

jenis burung love bird madagascar

Madagascar Lovebird

Satu-satunya lovebird klasifikasi lebih rendah yang bukan berasal dari daratan Afrika adalah lovebird berkepala abu-abu atau lovebird madagaskar. Lovebird madagaskar memiliki nama ilmuah Agapornis canus yang merupakan spesies kecil dari burung beo dari genus lovebird.

Lovebird ini termasuk spesies burung lovebird terkecil dengan panjang hanya 13 cm. Kita bisa mengenali jenis ini dari warna abu-abu yang berada pada bagian atas pada lovebird jantan, sedangkan yang betina hampir dominan hijau karena spesies ini termasuk sexually dimorphic. Kita tidak bisa memilihara burung ini karena habitat aslinya akan sangat berbeda dan memang burung ini sulit untuk berada di penangkaran.

Baca Juga: Cara Menjodohkan Lovebird Untuk Pemula

Itulah 9 jenis lovebird klasifikasi lebih rendah, mereka adalah spesies alami yang merupakan keturunan pertama dalam genus Agapornis. Sayangnya habitat mereka tidak cocok untuk ditempatkan di penangkaran dan hanya cocok berada di habitat aslinya. Bila kamu ingin memilihara jenis lain silahkan merujuk artikel yag berjudul Menengok harga lovebird di pasar burung.

Add Comment