18 Makanan Kucing Berbahaya Yang Dihindari

Secara tidak sadar memberi makanan manusia sebagai makanan kucing seringkali dilakukan. Tidak sedikit yang mengganggap makanan bergizi bagi manusia cocok untuk kucing. Padahal kebutuhan manusia dengan kebutuhan kucing sangat berbeda sehingga banyak kucing yang sakit dan cedera karena pemiliknya memberi makanan sesuai yang dia makan.

Beberapa waktu lalu ada beberapa pertanyaan yang menanyakan mengenai baik tidaknya memberikan ikan sebagai makanan harian kucing. Kalau tidak salah pertanyaan tersebut ditanyakan pada artikel “Cerdas dalam memilih makanan kucing persia”.  Semoga dengan penjelasan pada artikel pertanyaan tersebut terjawab dengan baik.

memberi makanan kucing

Memberi makanan kucing

Makanan Kucing Berbahaya yang Sebaiknya Dihindari

Memberi makan kucing merupakan hal yang gampang-gampang susah. Terkadang kucing sulit untuk makan tapi terkadang juga lahap sekali makannya. Kita sering kesulitan memberikan jenis makanan yang cocok, kadang makanan yang ini bikin pupnya encer, kadang makanan yang satunya tidak pernah disentuh oleh kucing. Ada banyak hal yang  menyebabkan kucing tidak menyukai makanannya, bisa karena tidak berbau segar atau karena kucing merasa terancam dengan makanan tersebut. Berikut ini jenis makanan berbahaya yang perlu dihindari :

  1. Bawang Merah, Bawang Putih dan Daun Bawang

Bawang yang sering digunakan manusia untuk bahan masakan ini ternyata sangat berbahaya bagi kucing. Seperti tidak percaya jika Anda memberikan bawang ke kucing Anda dan banyak yang mengira kucing tidak menyukai bawang, kenyataanya banyak kucing yang memakan bawang di dapur.

Bawang merah maupun putih serta daun bawang dapat merusak sel-sel darah merah yang pada akhirnya menyebabkan animea pada kucing. Menurut Dr. Tina Wismer, seorang direktur medis di ASPCA Animal Poison Control Center menyatakan bahwa kucing sangat penasaran dengan bawang sehingga kadang dia memakannya.

Meskipun keracunan yang diakibatkan bawang dipengaruhi oleh dosis banyaknya bawang yang dimakan, mengenali reaksi keracunan bawang sangat baik untuk mengurangi resiko kematian pada kucing. Gejala kucing keracunan bawang diantaranya lesu dan nafsu makan berkurang.

  1. Telur Mentah

Telur mentah tidak hanya tidak baik untuk manusia, namun juga tidak baik untuk kucing. Menurut Dr. Wismer, telur mentah bisa mendatangkan bakteri Salmonella dan E. Coli pada kucing.  Bakteri tersebut yang menyebabkan penyakit kucing diantaranya muntah, lesu dan diare. Jangan pernah menggunakan telur mentah sebagai makanan kucing, bahkan Anda wajib mencuci tangan setelah memegang telur mentah sebelum membelai kucing Anda.

Selain mengandung bakteri, telur mentah juga mengandung enzim yang disebut dengan avidin. Enzim ini dapat menurunkan penyerapan biotin / vitamin B sehingga menyebabkan masalah kulit dan bulu kucing.

  1. Alkohol

Sulit mempercayai jika Anda memberikan alcohol secara langsung untuk kucing Anda, sayangnya ada beberapa jenis makanan yang mengandung alkohol yang tidak Anda ketahui. Adonan ragi yang sering digunakan untuk membuat roti dan pizza juga mengandung alkohol. Jika konsumsi makanan tersebut berlebihan maka akan menyebabkan masalah bagi kucing.

Minuman beralkohol dan produk makanan yang mengandung alkohol dapat menyebabkan muntah, diare, penurunan koordinasi, depresi sistem saraf pusat, kesulitan bernapas, tremor, keasaman darah yang abnormal, koma dan bahkan kematian. Jadi penting sekali untuk menjauhkan alkohol dari kucing Anda, dan jika Anda mengetahui gejala seperti kejang maka segera hubungi dokter hewan terdekat.

  1. Ikan Mentah / Tulang Ikan

Seperti halnya telur mentah, daging dan ikan mentah dapat membuat kucing keracunan. Menurut Dr. Wismer, ikan mentah bukanlah makanan kucing yang baik. Ikan mentah justru mengandung senyawa yang memecah tiamin / vitamin B1. Ketika kucing kehilangan vitamin B1 maka akan memiliki resiko mengidap masalah neurologis yang serius.

Kucing memiliki kebutuhan yang berbeda dengan manusia, sehingga Anda perlu mengkonsultasikan ke dokter hewan jika merasa tetap menginginkan memberi makan kucing Anda dengan ikan mentah. Bagaimana dengan tulang ikan ?

Meskipun sering Anda temukan kucing makan tulang ikan, namun itu adalah kehidupan kucing liar. Bagi kucing peliharaan domestic, ada beberapa resiko yang mungkin terjadi ketika makan tulang ikan. Resiko tersebut diantaranya tersedak tulang, cedera karena sempalan tulang yang masuk ke saluran pencernaan dan berbagai resiko lainnya.

  1. Tuna

Tuna adalah makanan yang bergizi, namun tuna mengandung merkuri yang bisa meracuni kucing. Seperti halnya manusia yang bisa teracuni oleh merkuri tuna, kucingpun juga memiliki resiko yang sama besarnya. Alasan lain mengapa lebih baik tidak menggunakan tuna sebagai makanan kucing adalah tuna tidak mengandung vitamin penting dan mineral yang benar-benar dibutuhkan oleh kucing.

  1. Alpukat

Alpukat merupakan buah yang lezat dan bermanfaat bagi manusia, lalu bagaimana untuk kucing? Alpukat ternyata tidak bagus untuk kesehatan kucing. Alpukat bisa menyebabkan kerusakan kardiovaskular dan bahkan kematian akibat bengkak pada jantung. Resiko yang sama juga dimiliki oleh burung, kelinci, kuda, kedelai, domba dan kambing.

  1. Coklat, Kopi dan Kafein

Produk-produk yang mengandung kafein ini ternyata mengandung zat yang disebut methylxanthines. Zat tersebut ditemukan pada biji kakao yang merupakan cikal bakal pembuatan kopi, coklat dan beberapa ekstrak yang berada di soda. Methylxanthines menyebabkan muntah dan diare, terengah-engah, haus yang berlebihan dan buang air kecil, hiperaktif, irama jantung yang abnormal, tremor, kejang dan bahkan kematian. Perhatikan bahwa cokelat gelap lebih berbahaya daripada cokelat susu. Putih coklat memiliki tingkat terendah dari methylxanthines, sementara kue cokelat mengandung  methylxanthines  tertinggi.

  1. Jeruk

Batang, daun, kulit, buah dan biji tanaman jeruk yang mengandung berbagai jumlah asam sitrat bukanlah makanan kucing yang baik, minyak esensial yang dapat menyebabkan iritasi dan bahkan mungkin depresi sistem saraf pusat jika tertelan dalam jumlah yang banyak.

  1. Kelapa dan Minyak Kelapa

Ketika kucing menelan kelapa dan minyak kelapa dalam jumlah kecil tidak akan menyebabkan bahaya serius untuk seekor kucing.  Daging dan susu dari kelapa segar yang mengandung minyak bisa menyebabkan sakit perut, mencret atau diare.

  1. Anggur dan Kismis

Meskipun zat beracun dalam buah anggur dan kismis tidak diketahui, buah ini dapat menyebabkan gagal ginjal. Sampai lebih banyak informasi yang diketahui tentang substansi beracun, yang terbaik adalah untuk menghindari makan buah anggur dan kismis untuk kucing dan anjing.

  1. Kacang Macadamia

Kacang macadamia bukanlah makanan yang baik untuk kucing. Kacang jenis ini dapat menyebabkan kelemahan, depresi, muntah, tremor dan hipertermia pada kucing dan anjing. Tanda-tanda biasanya muncul dalam waktu 12 jam dari konsumsi dan dapat bertahan sekitar 12 sampai 48 jam.

  1. Susu dan Produk Olahan Susu

Kucing adalah hewan yang tidak memiliki jumlah laktase yang memadai untuk mengelola konsumsi harian. Laktase merupakan enzim yang memecah laktosa pada susu dan produk olahan susu. Bila konsumsi susu berlebihan maka bisa menyebabkan diare dan gangguan pencernaan lain

  1. Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan, termasuk almond, pecan, dan kenari, mengandung minyak dan lemak yang tinggi. Lemak dapat menyebabkan muntah dan diare, dan berpotensi pankreatitis pada kucing peliharaan Anda.

  1. Garam dan Snack Asin

Mengkonsusmsi garam dan snack asin dapat menyebabkan kucng merasa haus berlebihan dan sering buang air kecil. Garam juga menyebabkan keracunan ion natrium pda kucing. Gejala yang diakibatkan oleh garam diantaranya diare, muntah, depresi, tremor, kejang bahkan kematian. Anda juga diharapkan untuk tidak memberikan snack asin seperti keripik kentang, popcorn asin dan snack lain yang mengandung garam yang banyak.

  1. Xylitol

Xylitol digunakan sebagai pemanis dalam banyak produk, termasuk permen karet, permen, dan pasta gigi. Hal ini dapat menyebabkan pelepasan insulin di sebagian besar spesies, yang dapat menyebabkan gagal hati. Peningkatan insulin menyebabkan hipoglikemia (kadar gula diturunkan). Tanda-tanda awal dari toksikosis termasuk muntah, lesu dan kehilangan koordinasi. Tanda dapat berkembang menjadi kejang. Peningkatan enzim hati dan gagal hati dapat dilihat dalam beberapa hari.

  1. Adonan Ragi

Adonan ragi dapat menyebabkan gas menumpuk di sistem pencernaan kucing. Ini bisa menyakitkan dan dapat menyebabkan perut gembung, dan berpotensi melilit perut kucing dan mengancam kehidupan. Ragi menghasilkan etanol yang berbahaya bagi kucing dan anjing. Biasanya kucing yang usil suka makan adonan roti.

  1. Makanan Anjing

Sesekali member makanan anjing untuk kucing mungkin masih bisa diterima, namun jika tiap hari member makanan anjing sebagai makanan kucing maka itu yang berbahaya. Meskipun kedua jenis makanan tersebut memiliki bahan yang sama, tetapi makanan kucing telah diformulasikan khusus untuk kucing, dan makanan anjing diformulasikan khusus untuk anjing. Sehingga makanan anjing dapat menyebabkan gizi buruk bagi kucing.

  1. Hati

Menggunakan hati sebagai pakan kucing mungkin bisa sesekali dilakukan, namun jangan sering-sering. Kebanyakan makan hati justru membuat kucing keracunan / toksisitas vitamin A yang membuat tulang kucing bermasalah. Masalah yang terjadi diantaranya tulang cacat, osteoporosis dan pertumbuhan tulang pada siku dan tulang belakang.

One Response

  1. njeng sunan April 13, 2017

Add Comment