11 Gambar Sapi Untuk Peternak Pemula

Sapi merupakan komoditas hewan ternak yang paling menjanjikan dan banyak dipelihara di Indonesia. Termasuk dalam keluarga Bovinae, sapi dikenal memiliki beberapa jenis sapi yang berbeda. Perbedaan antara jenis sapi sering kali menyusahkan peternak baru yang belum mengenal ciri-ciri yang dimiliki oleh sapi. Untuk itu pada artikel ini saya ingin membagikan beberapa gambar sapi yang bisa digunakan untuk membedakan bermacam-macam sapi.

Sapi atau yang sering juga disebut dengan lembu sudah menjadi bagian dari kehidupan ternak yang dilakukan oleh manusia. Dari dulu hingga sekarang kebutuhan akan sapi selalu meningkat. Pemanfaatan sapi tidak hanya pada dagingnya saja, kita bisa mengkonsumsi susu sapi untuk kesehatan. Para petani juga bisa memanfaatkan tenaga sapi untuk membajak sawah dan menggunakan kotoran sapi sebagai pupuk, jadi hampis semua bagian dari sapi bisa dimanfaatkan oleh manusia.

Mengenal Perbedaan Sapi Menggunakan Gambar Sapi dan Ciri Khasnya

Ada beberapa jenis sapi lokal dan beberapa jenis sapi impor yag telah diternakkan di Indonesia. Proses penjinakan sapi impor biasanya membutuhkan waktu yang lama untuk bisa beradaptasi terhadap makanan dan kondisi lingkungan di Indonesia. Berikut ini beberapa gambar sapi unggul yang telah diternakkan di Indonesia :

Sapi Bali

Gambar sapi bali

Gambar sapi Bali

Sapi Bali memiliki nama ilmiah Bos Sondaicus, yang dulunya merupakan jenis banteng liar yang banyak ditemukan di Bali. Hewan tersebut telah melalui berbagai proses penjinakan selama beberapa tahun dimulai pada abad ke-19. Berhubung sapi ini banyak ditemui dan dijinakkan di Bali maka banyak orang akhirnya menyebut hewan ternak ini dengan sebutan sapi Bali.

Sapi Bali memiliki ciri-ciri yang mirip dengan banteng. Hal ini bisa dilihat dari bentuk tubuhnya yang besar dan tidak memiliki punuk sebagaimana jenis sapi yang lain. Sapi Bali kecil memiliki warna merah bata dan seiring dengan pertumbuhan hormone testosterone maka warna sapi ini menjadi hitam. Warna sapi yang hitam akan menjadi merah bata lagi jika sapi tersebut dikebiri. Berat sapi Bali bisa mencapai 350 hingga 450 kg saat sudah dewasa, sehingga dianggap sebagai investasi ternak yang menjanjikan.

Sapi Bali memiliki keunggulan, diantaranya : memiliki kualitas daging super, perkembangbiakan lancer bahkan bisa tiap tahun beranak, tahan terhadap terik panas di Indonesia, bisa tumbuh dengan baik meskipun menggunakan pakan seadanya.

Sapi Madura

Madura dikenal sebagai salah satu produsen sapi potong lokal yang paling produktif. Sapi Madura adalah produk lokal yang dikembangkan dari perkawinan silang banteng dengan bos indicus. Sapi Madura memiliki ciri khas bulu berwarna merah bata baik untuk pejantan maupun betina namun perut dan paha berwarna putih. Sapi Madura memiliki tanduk pendek yang beragam bentuknya. Pawakannya mirip dengan sapi Bali namun memiliki punuk kecil. Berikut ini gambar sapi Madura :

sapi Madura

Foto Sapi Madura

Keunggulan sapi Madura antara lain : mudah dipelihara, tahan dari berbagai jenis penyakit, bisa beradaptasi dengan pakan seadanya dan bisa berkembangbiak dengan berbagai kondisi lingkungan. Sapi Madura juga memiliki kekuatan yang bagus terlebih jenis pejantan yang sering digunakan untuk karapan sapi yang menjadi ikon Madura saat ini.

Baca Juga : Jenis Sapi Paling Laku Di Indonesia

Sapi PO (Peranakan Ongole)

Sapi PO merupakan sapi lokal Jawa yang biasanya berwarna putih. Sebenarnya sapi ini berasal dari India, namun telah menjadi bagian dari masyarakat Jawa sebagai hewan ternak. Sapi PO adalah jenis sapi pekerja yang memiliki tenaga yang sangat kuat untuk membajak sawah atau menarik gerobak. Kualitas perkembangbiakan sapi ini juga dikenal sangat baik sehingga banyak peternak yang memeliharanya.

Sapi PO

Sapi PO

Ciri khas sapi PO terletak pada warna tubuhnya yang berwarna putih dengan perpaduan warna abu-abu diarea sekeliling mata. Berat badan sapi ini biasanya berkisar pada angka 600 kg untuk pejantan dan 450 kg untuk betina. Ciri khas lainnya adalah adanya gelambir atau gumba yang menggelantung.  Inilah yang membedakan sapi PO dengan jenis lainnya.

Sapi Simmental (Metal)

Banyak orang tidak bisa membedakan antara sapi Simmental dengan sapi Limousine atau sapi Brahman. Entah mengapa namun diharapkan setelah melihat gambar sapi Simmental ini para perternak pemula tidak kesulitan dalam membedakan jenis sapi.

Sapi Simmental

Sapi Simmental

Sapi Simmental sering disebut dengan sapi metal, yang berasal dari wilayah Simme di Swiss. Sapi ini kemudian di ekspor ke beberapa negara, bahkan sapi ini justru tumbuh dengan baik di Australia dan Selandia Baru. Sapi metal pada dasarnya adalah sapi pedaging yang memiliki beran badan hingga 1150 kg untuk pejantan dan sekitar 800 kg untuk betina. Di Indonesia sendiri sapi ini ada juga yang menjadikan sapi perah untuk dikelola susunya agar bisa dikonsumsi oleh manusia.

Sapi Limousin (Diamond Limousine)

Ibarat kendaraan limousine yang mewah, sapi ini menjadi primadona diantara jenis sapi lainnya di Indonesia. Sapi limousine berasal dari Perancis dan menjadi sapi impor dengan kualitas yang manjanjikan. Secara fisik, sapi limousine memiliki daging dan perototan yang lebih baik dibandingkan dengan sapi Simmental.

Sapi Limousin

Sapi Limousin

Sapi Limousine termasuk dalam jenis sapi pedaging / sapi potong yang berasal dari negara beriklim dingin. Sapi ini memiliki kemampuan menambah konsumsi diluar kebutuhan dan metabolic rate yang tinggi. Banyak peternak yang diuntungkan dengan memelihara jenis sapi ini karena pertumbuhannya yang sangat cepat. Menurut beberapa sumber, pertumbuhan sapi ini bisa mencapai 1,1 kg tiap harinya.

Sapi Brahman

Sapi Brahman dalah sapi impor yang tadinya berasal dari India namun lebih terkenal dari Amerika dan Australia karena disana menggunakan seleksi untuk meningkatkan genetik sapi yang diekspor. Sapi Brahman adalah keturunan dadi sapi Zebu / boss indiscuss. Berikut ini gambar sapi Brahman :

Sapi Brahman

Sapi Brahman

Sapi Brahman memiliki ciri khas punuk yang berukuran besar dan memilliki kulit sedikit longgar. Sapi ini juga memiliki gelambir yang kadang sampai berlipat-lipat. Brahman juga memiliki telinga panjang dengan ujung yang runcing.

Sapi Brahman adalah jenis sapi pedaging yang terbaik untuk dijadikan hewan ternak. Hewan ini bisa makan seadanya namun masih bisa tumbuh dengan baik. Brahman juga termasuk sapi yang tahan terhadap panas maupun gigitan caplak dan nyamuk sehingga tahan terhadap berbagai jenis penyakit sapi.

Sapi BX (Brahman Cross)

Sapi BX adalah sebutan dari Brahman Cross yang merupakan sapi hasil kawin silang sapi Brahman dengan jenis sapi lain seperti Simmental, Limousin, Droughmaster dan Hereford. Perkawinan silang tersebut untuk menghasilkan sapi berkuaitas tinggi dengan kemampuan beradaptasi dengan iklim tropis dan ketahanan terhadap beberapa jenis penyakit sapi.

Sapi Brahman Cross

Sapi Brahman Cross

Sapi ini di impor ke Indonesia dengan tujuan memperbaiki kualitas sapi Ongole yang berada di Pulau Sumba. Hal ini dilakukan pemerintah untuk mewujudkan swasembada sapi di negeri sendiri. Berhubung Brahman Cross tahan dengan iklim tropis maka diharapkan sapi ini bisa tumbuh baik dan bisa dikawinkan dengan sapi lokal sumba yang memiliki iklim cukup panas.

Sapi Brangus

Gambar Sapi Brangus

Gambar Sapi Brangus

Nama Brangus sendiri diperoleh dari persilangan dua jenis sapi yaitu pejantan Aberden Angus dan Brahman . Sapi ini memiliki pawakan yang mirip dengan sapi BX, dengan komposisi darah 5/8 Angus dan 3/8 Brahman. Dengan perkawinan silang tersebut maka didapatkan sapi dengan badan yang padat, kaki yang kuat serta bentuk tubuh yang besar. Berat badan sapi ini bisa mencapai 900kg dengan ketahanan terhadap iklim tropis dan bisa berkembang meskipun dengan pakan seadanya.

Sapi Aberdeen Angus

Sapi Aberdeen Angus

Sapi Aberdeen Angus

Sap Aberdeen Angus merupakan sapi asli Skotlandia, namun masuk ke Indonesia setelah sekian lama diternakkan di Selandia Baru. Sapi ini menjadi cikal bakal adanya sapi Brangus yang memiliki bentuk tubuh besar dan padat. Ciri khas sapi ini terdapat pada warna tubuh yang hitam dan memiliki telinga dan leher yang pendek. Keunggulan Aberdeen angus hamper mirip dengan turunannya (brangus), sapi-sapi ini tahan terhadap iklim tropis dan pertumbuhan yang baik meskipun menggunakan pakan sederhana.

Sapi Angus

Sapi Angus

Sapi Angus

Sapi Angus merupakan salah satu varian dari jenis sapi BX / Brahman Cross. Sapi angus dikenal memiliki ketahanan hidup yang bagus layaknya jenis sapi Brahman lainnya. Sapi ini juga mempunyai kualitas karkas yang bagus dan tahan terhadap berbagai jenis penyakit sapi.

Sapi Beefmaster

Sapi Beefmaster

Sapi Beefmaster

Sapi Beefmaster adalah produk sapi unggulan yang memiliki kualitas daging pilihan. Sapi ini dikembangkan oleh Mr. Lasater dengan menggunakan teknik persilangan antara sapi Hereford, Shorthorn dan sapi Brahman sehingga sapi ini tergolong dalam jenis Brahman Crosss / BX.

Demikian informasi mengenai jenis sapi yang banyak diternakkan di Indonesia. Semoga para peternak bisa terbantu dengan adanya gambar sapi dari tiap-tiap jenis sapi yang ada.  Harapan saya peternak bisa membedakan jenis sapi unggul dengan sapi biasa dan mungkin terinspirasi melakukan persilangan untuk menghasilkan kualitas sapi yang baik, sapi yang tahan penyakit dan sapi yang berkembangbiak dengan baik meskipun pakannya seadanya. Anda bisa mengunjungi halaman khusus yang membahas hewan ternak. Kami juga menyediakan informasi beberapa checklist  sapi yang bisa Anda gunakan saat ingin membeli sapi. Kami juga mengundang Anda untuk bergabung dalam fanspage kami untuk memperoleh informasi mengenai sapi dan berbagai jenis hewan lainnya.

4 Comments

  1. Nuhsidik September 19, 2016
    • Rahimah Fitriani August 26, 2017
  2. Rahimah Fitriani August 26, 2017
    • sibhe7 August 31, 2017

Add Comment